Sejarah Pujakesuma
Guyub Rukun, Melestarikan Budaya, Bersama Membangun Indonesia
SEJARAH BERDIRINYA PKB PUJAKESUMA
Perjalanan Panjang Keluarga Besar Pujakesuma
PKB Pujakesuma merupakan singkatan dari Perkumpulan Keluarga Besar Pujakesuma Indonesia, yang disebut dengan PUJAKESUMA.
Organisasi ini didirikan pada tanggal 10 Juli 1980 di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, untukjangka waktu yang tidak ditentukan. Pimpinan Pusat berkedudukan di Kota Medan dan organisasi
dapat mempunyai kepengurusan di dalam maupun di luar Sumatera Utara serta di dalamdanluarwilayah Indonesia.
Tercatat Tanda Pendaftaran PKB Pujakesuma dengan Nomor Surat 040/PKB-P/P/III/1997.
Pendirian ditetapkan dalam Akta Nomor 2, dibuat di hadapan Notaris Syafni Gani, S.H., M.Hum.
Dilakukan penegasan perubahan Anggaran Dasar melalui Akta Nomor 29, dengan Notaris/PPATRudy Aroha Sitepu, S.H.
PKB Pujakesuma memperoleh Surat Pendaftaran Ciptaan dari Kementerian Hukumdan HakAsasi Manusia Republik Indonesia, Nomor C00201200468.
Kembali dilakukan penegasan perubahan Anggaran Dasar melalui Akta Nomor 35, denganNotaris/PPAT Rudy Aroha Sitepu, S.H.
Tercatat Akta Pendirian PKB Pujakesuma Nomor 2, dibuat di hadapan Notaris Syafni Gani, S.H., M.Hum. Organisasi juga memiliki Sertifikat Merek dari Kementerian Hukum dan HAMRI Nomor
IDM000419635.
Berdasarkan Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2016 PKB Pujakesuma PerpanjanganJangkaWaktu Perlindungan Merek Terdaftar dari Kementrian Hukum dan Hak Asasi Manusia sampai
dengan 25 November 2031
PKB Pujakesuma melaksanakan MUBES KE V di Jakarta
Kembali dilakukan penegasan perubahan Anggaran Dasar melalui Akta Nomor 16, denganNotarisGetri Permata Sari, S.H.M.Kn.
Keputusan Menteri Hukum Dan Hak Asasi Manusia Nomor AHU-0001250.AH.01.08.Tahun2022Tentang Persetujuan Perubahan Atas Perubahan Anggaran Dasar Perkumpulan KeluargaBesarPujakesuma. NPWB : 314126384124000
Moto/Semangat Organisasi
Semangat yang dicantumkan dalam dokumen organisasi adalah: “Rukun, Raket, Regeng, Rumekso dalam bermusyawarah serta penuh keikhlasan.” Maknanya secara sederhana:
- Rukun: hidup harmonis dan tidak mudah terpecah.
- Raket: dekat, akrab, dan mempunyai ikatan kekeluargaan.
- Regeng: hidup, bersemangat, dan aktif.
- Rumekso: saling menjaga, melindungi, dan memelihara.
Dengan demikian, semangat Pujakesuma adalah membangun persaudaraan yang kuat, rukun, dekat, aktif, saling menjaga, mengutamakan musyawarah, dan dilandasi keikhlasan
